Keamanan

 

 

Keamanan adalah salah satu kunci dari keberhasilan dalam mengelola SPBU. untuk demo sofware dapat masuk kelink dibawah ini , Link dibawah ini memerlukan username dan pasword, hub admin untuk mendapatkan username dan pasword.

 

http://12345.spbu.co.id/

 

OMZET ADALAH VOLUME PENJUALAN DALAM SATU HARI Dalam Satu hari, biasanya dibagi menjadi 3 Shift, Cara menghitung Penjualan dalam shift adalah Petugas operator shift pertama akan melihat totalisator / stang meter Mekanik dan digital . angka dari totalisator tersebut menjadi acuan awal (totalisator awal) dari `petugas operator tsb. Setelah mereka bekerja, biasanya 8 jam, maka petugas akan mencatat lagi totalisator / stang meter mekanik dan digital. angka tersebut menjadi acuan akhir (totalisator akhir). Totalisator akhir - Totalisator awal = Volume penjualan.

 

rumus : Volume = Totalisator Akhir - Totalisator Awal.

 

dengan rumus tersebut SPBU dapat mengetahui Volume penjualan. Cara ini memiliki celah untuk dimainkan (terjadi kecurangan ). Kecurangan bukan terjadi dengan mengambil BBM, tapi memainkan Totalisator mekanik dan digital, sehingga 'Tampak' normal.

 

mengapa rumus tersebut mempunyai celah (terjadi pencurian), karena hanya mengunakan acuan awal dan akhir, tidak menghitung jumlah dari tiap tiap transaksi.

 

Solusi, selain mengunakan rumus Volume = Totalisator Akhir - Totalisator Awal, maka setiap transaksi/ penjualan dari petugas dicatat dan dijumlahkan, hasilnya dibandingkan dengan rumus tersebut. jika sesuai maka terjadi kecurangan.

 

lihat gambar dibawah ini

 

Contoh laporan yang bermasalah report shift , detail report shit 1detail report shift 2

 

http://spbu.co.id/gambar/report%20shift.jpg

 

 

Point A : End meter berwarna MERAH, berarti terdapat permasalahan di Pompa 2 nozle 4 pada shift 3.

 

Point E : Net Sales pada Point E ini di dapat dari pengurangan (End Meter - Start Meter) .

 

Point F : Net Sales Pada Point F ini didapat dari Total penjumlahan tiap tiap transaksi.

 

Perbedaan Point E dan Point F ini yang menyebabkan Point A berwarna Merah.

 

Point B : End meter berwarna Hitam. berarti tidak terdapat permasalahan pada Point C dan Point D.

 

Point C : Net Sales pada Point C ini di dapat dari pengurangan (End Meter - Start Meter) .

 

Point D : Net Sales Pada Point D ini didapat dari Total penjumlahan tiap tiap transaksi.

 

Berhubung Point C dan Point D bernilai sama maka Point B berwarna Hitam.

 

LIHAT POINT B.

 

Pada End Meter tertulis 1.759.802,19 , Start Meter 1.758.925,88 Net Sales 876.31 L , Net sales = End Meter - Start Meter. dan akan dibandingkan dengan penjumlahan dari tiap tiap transasi. lihat point C dan Point D, keduang angka pada Point C dan Point D adalah pembanding dari Volume berdasarkan pengurangan Totalisator dengan penjumlahan totalisator

 

http://spbu.co.id/gambar/report%20shift%20point%20b.jpg

 

Lihat dan baca gambar diatas, setiap transaksi dicatat dan dibandingkan totalisatornya(seperti pada garis merah), jika garis miring merah menunjuk angka yang sama, maka transaksi berjalan normal.